Archive for May 27, 2010

Lee DeWyze, American Idol Baru

Kasir toko cat Lee DeWyze akhirnya terpilih menjadi American Idol terbaru. Pemuda pemalu ini berhasil membuat terkesan para penonton dan juri dengan suaranya yang berat, dan mengalahkan musisi blues Crystal Bowersox.

Saat pembawa acara Ryan Seacrest bertanya tentang perasaannya, DeWyze yang emosional hanya menjawab, “Aku tidak tahu. Ini hebat, terima kasih semua…Aku mencintai kalian. Crystal, aku mencintaimu.”

Masing-masing finalis memiliki basis penggemar yang kuat. Total suara yang mereka raih hanya terpisah 2 persen. Penampilan terakhir DeWyze tidak mendapat pujian juri sebanyak yang diterima Bowersox. Kedua finalis sama-sama berusia 24 tahun.

Seacrest tidak menyebutkan jumlah total suara yang masuk, sebuah perubahan dari musim-musim sebelumnya. Misalnya, tahun lalu, pada final antara Kris Allen dan Adam Lamber, suara yang masuk lewat telepon atau pesan pendek mencapai 100 juta.

Fox tidak memberi komentar, tapi “Idol”, meski masih menjadi acara televisi berperingkat tinggi, mengalami pengurangan jumlah penonton. Bowersox dan DeWyze yang ‘polos’ mungkin juga kurang menarik minat orang untuk menonton.

Di balik panggung, DeWyze mengatakan ia sudah siap untuk langkah berikutnya, termasuk membuat album dan menjalani tur. Tentang tanggapan juri, DeWyze bilang, bahwa orang akan selalu mengomentari apa pun, tapi dia senang dengan pilihan lagunya dan bagaimana ia menyanyikannya.

Bowersox tampak tenang dengan hasil itu. “Saya tahu Lee akan menang. Orang-orang tampak terkejut dengan fakta itu, tapi saya bisa merasakannya. Saya sangat bahagia untuk dia. Dia layak mendapatkan setiap menit dari pengalaman ini,” katanya di belakang panggung, dengan tetap tenang dan ceria seperti yang ia perlihatkan sepanjang musim.(AP/Yahoo! News)

Pria Ini Tak Boleh Nikmati Hasil Judinya

ERIE, KOMPAS.com – Kemenangan tidak membawa kebahagiaan bagi dirinya. Pasalnya, dia harus mengembalikan uang hasil judi mesin yang didapatnya. Lelaki penduduk Waterford Township berusia 55 tahun ini memenangi uang sebesar 2.001 dollar AS atau Rp 18,4 juta dari sebuah mesin jackpot akhir pekan lalu.

Akan tetapi, dia tidak dapat menikmati kemenangannya ini karena sebelumnya telah menyatakan melarang dirinya sendiri pergi ke kasino menurut program Negara Bagian Pennsylvania. Di negara bagian tersebut, ada program bagi para penjudi yang dapat melarang diri mereka sendiri pergi ke kasino selama satu tahun, lima tahun, atau seumur hidup.

Para penjudi yang melanggar aturan dikenai tuduhan memasuki kawasan orang tanpa izin jika mereka memasuki sebuah kasino. Selain itu, jika menang mereka harus menyerahkan uang hasil kemenangannya.

Uang itu akan dikumpulkan sebagai dana pemulihan bagi para penjudi

Bahaya Rokok bagi Si Pasif…

JAKARTA, KOMPAS.com — Risiko perokok pasif terserang kanker paru dan penyakit jantung bertambah 20-30 persen, menurut beberapa studi di Kanada pada tahun 2001.

Hal itu disampaikan dokter spesialis jantung, Aulia Sani, dalam kampanye “Break Free, Semangat Bebaskan Diri dari Jeratan Adiksi Nikotin” di Jakarta, Rabu (26/5/2010).

Dikatakan Aulia, perokok pasif yang rawan terserang kanker paru dan jantung koroner adalah perokok pasif dewasa. Sementara anak-anak akan lebih rentan terserang bronkitis atau infeksi saluran pernapasan lainnya.

“Perokok pasif paling banyak kena penyakit lain, bronkitis, batuk, pilek, anak-anak biasanya. Kalau dewasa nanti kena koroner, hipertensi, dan yang kena semakin muda karena bapak-ibunya perokok,” ujar dr Aulia.

Selain itu, dr Aulia menyampaikan bahwa dewasa ini terjadi perubahan tren di mana wanita muda banyak terserang jantung koroner dibanding pria. Hal tersebut dikarenakan kebiasaan merokok pada wanita semakin meningkat. “Dan lingkungan mereka juga banyak perokoknya,” tambah dr Aulia.

Bahaya merokok dan asap rokok juga mengancam ibu hamil. Berdasarkan materi yang disampaikan dr Aulia, ibu hamil berisiko mengalami proses kelahiran yang bermasalah, seperti bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir mati, atau cacat lahir. “Karena itu, yang diedukasi bukan cuma pasien berhenti merokok, tapi juga masyarakat,” kata dr Aulia.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar menghindari orang merokok sejak dini. “Tidak ada cara, cuma menghindari orang merokok, dan dibuat kawasan bebas rokok,” imbuhnya.

Inilah Tips Membantu Berhenti Merokok

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain motivasi dari diri sendiri, perokok yang mau berhenti juga membutuhkan dukungan lingkungan sekitarnya. Menurut dokter spesialis kedokteran jiwa Rumah Sakit Persahabatan, dr Tribowo T Ginting, dalam kampanye bebas rokok bertema “Break Free” di Jakarta, Rabu (26/5/2010), setidaknya ada lima hal yang dapat dilakukan dalam mendukung perokok yang ingin berhenti.

1. Bersihkan rumah dari atribut-atribut rokok seperti bungkus rokok, asbak, dan korek. Lalu, ajaklah rekan-rekan sesama perokok untuk tidak merokok di depan perokok yang ingin berhenti.

2. Bersabarlah, khususnya dalam 1-2 minggu pertama. “Kemungkinan akan timbul perselisihan dengan perokok yang sedang berusaha berhenti,” kata dr Bowo.

3. Berikan banyak pujian dan penghargaan kepada yang hendak berhenti merokok. “Hargai keputusan mereka yang ingin berhenti, rayakan kalau dalam 1-2 minggu mereka berhasil,” tambah dr Bowo.

4. Sediakan waktu untuk mendengarkan curahan hati dan perasaan perokok yang berusaha berhenti.

5. Alihkan perhatian perokok dengan menyibukkan mereka seperti mengajak jalan-jalan atau melakukan aktivitas fisik seperti olahraga pada waktu-waktu biasanya dia merokok. “Permen dapat mengalihkan perhatian perokok saat dia enggak tau mau apa, dia makan permen,” tambah dokter spesialis jantung, dr Aulia Sani.

6. Yang terpenting, yakinkanlah perokok bahwa mereka mampu berhenti atau mengurangi kebiasaan mengonsumsi nikotin.

Astaga, Bocah Dua Tahun Hisap 40 Rokok Per Hari

Liputan6.com, Musi Banyuasin: Kebiasaan Ardi Rizal mengejutkan kita semua. Bayangkan saja, balita berusia dua tahun asal Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, ini menghisap 40 batang rokok setiap harinya. Apalagi jika kebiasaanya tidak terpenuhi, bisa-bisa Ardi mengamuk.

“Dia benar-benar kecanduan. Jika ia tidak mendapatkan rokok, dia marah, menjerit, dan membenturkan kepalanya ke tembok. Katanya ia merasa pusing dan sakit,” isak ibunya, Diana (26). Soal hobinya yang berbahaya ini, Ardi juga pemilih. Ia hanya mau menghisap satu jenis merek rokok. Juga karena kebiasaan Ardi, orang tuanya harus mengeluarkan uang 50 ribu rupiah perharinya.

Orang-orang mungkin terheran-heran, bagaimana bisa sang ayah, Muhammad (30) sudah mencekoki buah hatinya dengan rokok saat berusia 18 bulan. Kondisi Ardi menarik perhatian para pejabat yang menawarkan akan memberikan mobil kepada keluarga ini, asalkan Ardi berhenti merokok.

Namun, Mohammed yang bekerja sebagai pedagang ikan mengatakan, “Dia tampak cukup sehat bagi saya. Saya tidak melihat adanya masalah.” Wah-wah bapak tidak bertanggungjawab ini seolah tidak merasa bersalah setelah menjerumuskan anaknya.

Kasus anak balita merokok ini sebelumnya juga terjadi di Malang, Jawa Timur. Sas seorang bocah yang baru berusia tiga tahun tumbuh sebagai bocah yang pandai merokok dan berkata kotor. Keadaan yang membuat miris setiap orangtua [baca: Ibu Menyesal Sang Buah Hati Merokok].

Kasus yang sama juga terjadi di Subang, Jawa Barat. Bocah tujuh tahun sudah merokok hingga dua bungkus perhari sejak masih berusia tidak tahun [baca: Bocah Tujuh Tahun Merokok Dua Bungkus Sehari].(TheSun/AST/AYB)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.