Posts Tagged ‘berita’

Persija Curi Poin di Kanjuruhan

1792113576-persija-curi-poin-di-kanjuruhan

Satu poin berhasil dicuri Persija Jakarta dari kandang Arema Malang. Pada lanjutan Indonesia Super Liga yang dilangsungkan Minggu di Stadion Kanjuruhan tersebut, Pasukan Danurwindo mampu menahan imbang tuan rumah dengan skor 2-2 (1-0). Namun hasil ini tidak berpengaruh bagi posisi Persija di klasemen sementara, yakni masih menghuni peringkat kelima.

Pertandingan ini sendiri berlangsung dengan tempo dan tensi yang tinggi sejak awal permainan. Persija sempat mencuri peluang terlebih dahulu lewat tembakan Aliyudin yang hanya melintasi muluit gawang. Memasuki menit ke-16, Persija harus bermain dengan sepuluh pemain karena Pierre Njanka menerima kartu kuning kedua.

Kalah jumlah pemain, tidak membuat Persija kendur. Mereka masih mampu meladeni gempuran-gempuran yang dilakukan kubu tuan rumah. Banyak peluang bagus dimiliki kubu Arema. Namun kiper Hendro Kartiko pun masih mampu menunjukkan kelasnya. Satu kali ia menepis tandukan Ahmad Sembiring, sedangkan di kesempatan lain, Hendro mampu menangkap bola lob yang dilepaskan Boston Brown.

Persija mampu memetik keunggulan di menit ke-46. Umpan silang mendatar yang dilepaskan Greg Nwokolo, tertuju ke mulut gawang Arema untuk disambar Aliyudin. Bek Erik Setiawan berupaya menghalangi pergerakan Aliyudin, sekaligus menghalau bola. Malangnya, bola justru mengenai kakinya, untuk kemudian masuk ke gawang sendiri.

Setelah turun minum, Arema mencoba untuk tampil lebnih agresif. Beberapa kali mereka berupaya menggempur melalui tembakan spekulasi dari luar kotak penalti, namun tak satupun berbuah gol. Pada menit ke-53, Arema mendapat peluang sangat bagus lewat tandukan Fandi Mohtar, namun bola masih mengenai kaki Hendro.

Arema akhirnya mampu menyamakan kedudukan saat pertandingan menginjak menit ke-59. Tendangan bebas melengkung dilepaskan dengan amat cantik oleh Patricio Morales. Kali ini Hendro keliru membaca pergerakan bola, sehingga bola pun leluasa bersarang di sudut kanan gawangnya.

Di menit ke-65, Arema berbalik unggul. Sayangnya gol tersebut diciptakan Arema dengan cara yang menodai sportivitas. Bola fair play yang lazimnya diberikan kepada kubu lawan, malah dimanfaatkan Boston Brown untuk melesakkannya ke gawang Persija. Mendapati timnya tertinggal dengan cara yang kurang sportif, kubu Persija sempat mengancam akan melakukan walk out (WO) meski akhirnya memilih untuk meneruskan pertandingan.

Masuknya Fabio Lopes sempat membangkitkan harapan Persija untuk menyamakan kedudukan. Namun sundulannya di menit ke-82 masih mengenai mistar. Walau demikian, ia menjadi pahlawan saat pertandingan memasuki injury time. Tandukannya meneruskan tendangan bebas Greg gagal dihentikan kiper Dadang Sudrajat. Skor pun kemudian berubah menjadi 2-2 dan bertahan sampai akhir pertandingan. Sayangnya, di menit-menit terakhir, Persija kembali kehilangan pemain karena Grerg diusir wasit keluar lapangan.

Goyang Dewi Persik Robohkan Panggung Kampanye Golkar

Liputan6.com, Kendari: Musik dangdut masih menjadi daya tarik partai politik untuk menjaring massa. Seperti kampanye Partai Golkar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (31/3). Goyangan Dewi Persik membius para peserta kampanye. Bisa jadi goyangan sang biduan lebih menarik ketimbang ocehan para juru kampanye.

Bahkan saking hebohnya, panggung kampanye nyaris roboh. Panik, baik sang penyanyi maupun penontonnya mencoba menyelamatkan diri. Ternyata sebagian tiang panggung patah akibat tak mampu menahan beban di atasnya.

Namun, kampanye tetap berlanjut. Usai Ketua DPP Golkar Agung Laksono menyampaikan orasinya, goyang dangdut dilanjutkan. Bahkan, makin siang makin erotis. Entah lupa atau pura-pura tidak tahu. Pasalnya, aksi tidak santun itu juga disaksikan anak-anak.

Musik dangdut memang masih menjadi andalan parpol. Kehadiran Raja Dangdut di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, juga nyaris memakan korban lantaran panggung roboh. Lantunan lagu-lagu cinta Roma Irama membuat simpatisan PPP bergoyang tiada henti.

Baru enam lagu berkumandang, tiba-tiba panggung tempat duduk para calon legislatif di sisi kiri panggung utama roboh. Tiga orang luka ringan dan seorang lainnya retak tulang kaki.(BOG/Arwan Ganda Saputra dan Asdar)

dewi-persik

apanlagi.com – Rabu, April 1

Penyanyi dangdut Dewi Perssik sempat memanjat tiang panggung, dalam kampanye akbar yang dilaksanakan oleh Partai Golkar di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (31/3). Ulah artis yang ngetop dengan goyang gergaji itu membuat panitia kampanye sedikit khawatir dan memintanya untuk turun dan kembali ke pentas panggung.

Dewi Persik yang tampil memukau, sesekali mengajak massa yang berusaha mendekatinya meneriakkan yel-yel ‘tusuk nomor 23 dan menang Golkar’.

Kampanye Golkar dengan Jurkamnas HR. Agung Laksono yang dipadati ribuan massa di alun-alun Tugu Persatuan Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) berjalan aman dan lancar. Selain Dewi Perssik turut tampil penyanyi Pinkan Mambo, yang tampil menghibur ribuan kader dan simpatisan Partai Golkar.

Penampilan Dewi Perssik dan Pinkan Mambo dalam suasana langit berawan membuat ribuan massa berkaos kuning larut menikmati lantunan lagu dua artis ibukota tersebut. (kpl/dar)

detikcom – Kamis, Maret 26

2102537168-absen-sidang-dewi-persik-sibuk-goyang-di-kampanye

Dewi Persik kembali absen di sidang gugatan Rp 1 triliun. Absennya Dewi karena ia sibuk goyang di sejumlah lokasi kampanye partai politik.

“Klien kami tidak hadir karena dia sudah menandatangani sejumlah kontrak dengan parpol untuk kampanye,” jelas Doni Endrastanto, kuasa hukum Dewi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (25/3/2009).

Doni berjanji pada 8 April 2009 mendatang, dirinya akan menghadirkan Dewi. Sidang yang akan digelar 2 pekan mendatang itu menurut rencana akan menghadirkan para saksi.

Sedangkan pada sidang kali ini mengagendakan penyerahan bukti-bukti dari pihak penggugat, dalam hal ini Asep, kepada pengadilan. Asep lewat kuasa hukumnya menyerahkan 2 bukti tertulis.

Dua bukti itu adalah sejumlah kliping dari berbagai surat kabar yang memuat pernyataan Dewi saat menuduh Asep menggelapkan sejumlah uang. Bukti berikutnya adalah bukti pencairan deposito dan transfer uang sebanyak Rp 350 juta.

Dalam bukti transfer yang diserahkan Asep diketahui bahwa dirinya mentransfer uang ke rekening BCA atas nama Dewi Muria Agung, nama asli Dewi Persik. Masing-masing Rp 50 juta pada 3 September 2008, lalu Rp 100 juta pada 10 September 2008 dan yang terakhir Rp 200 juta pada 15 September 2008.

Uang sebanyak itu merupakan hasil pencairan deposito milik Dewi Persik

Sehingga dengan bukti-bukti tersebut, Asep menegaskan kalau dirinya tidak pernah menggelapkan uang milik Dewi Persik sepeser pun, seperti yang dituduhkan mantan bosnya itu. “Kalau untuk masalah pencairan deposito dan transfer-transfer uang semuanya kan harus berdasarkan persetujuan dan sepengatahuan Mbak Dewi,” tegas Asep.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.