Jangan mau kalau ditilang Polisi……

FORMULIR BIRU

Semoga Bermanfaat😉

mengenai form biru yg lagi hangat-hangatnya dibicarain = )

Cerita berawal saat saya pergi, berhubung mobil lagi gak bisa diajak
keliling2 siang ini saya ke kantor

naik Motor …sampailah Muter di depan Mall Arta gading…pas Muter saya

di hadang oleh polisi. berikut kira2 pembicaraan saya dengan Bp.Polisi :

Polisi : Slmat siang mas , bisa lihat Sim dan STnk?

Surya : Ok Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?

S : Gak pak

P : Ini nomor Polisinya gak seperti seharusnya nih ( sambil nunjuk ke plat

Nmr motor saya yg memang gak standart..) sambil langsung mengeluarkan

Jurus sakti mengambil buku tilang…lalu menulis dengan sigap

S : pak Jgn di tilang degh..wong Plat aslinya udah gak tau ilang

kemana…kalo ada pasti saya pasang pak.

P : sudah…saya tilang saja…kamu tau gak banyak motor curian

skrg…(dengan nada Keras !! )

S : (dengan Nada keras Juga ) Lah !! motor saya kan ada STNK nya pak, ini

kan bukan motor curian !!!

P : kamu itu kalo di bilangin kok ngotot ( dengan nada lebih tegas !! )

kamu trima aja Surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna

MERAH )

S : Maaf pak saya gak mau yg warna Merah suratnya….

* Saya mau yg warna Biru aja

P : Hei !! (dgn nada membentak ) kamu tau gak sdh 10 Hari, form biru

itu gak berlaku !!!

S : Sejak kapan pak Form Biru surat tilang gak berlaku?

P : inikan dalam rangka Operasi kamu itu gak boleh minta form Biru…

dulu iyah kamu bisa minta form biru tp sekarang ini kamu gak bisa…

kalo kamu mau ngomong sama komandan saya ( dengan nada keras dan

ngotot )

S : Ok pak , kita ke komandan bapak aja sekalian ( dengan nada Nantangin

tuh polisi)

P : (dengan muka bingung ) kamu ini melawan Petugas !!

S : Siapa yg melawan bapak !! saya kan cuman minta Form Birunya…

Bapak kan yang gak mau ngasih

P : (sambil narik lengan saya ) kamu jgn macam2 yah,,,..saya bisa kenakan

pasal melawan petugas !!!

S : Saya gak melawan Bapak !! ( dengan nada kencang karena saya merasa gak

nyaman dengan cengkraman tangan ke lengan saya) kenapa bapak bilang form

biru udah gak berlaku? gini aja pak saya foto bapak aja degh…kan bapak

yg bilang form biru gak berlaku ( sambil ngambil HP nokia N70 kaliber 2 Mp

)

P : Hei !! kamu bukan wartawan kan, Kalo kamu foto saya, saya bisa

kandangin motor anda ( sambil berlalu dari saya )

S : saya kejar itu polisi dan sudah siap melepaskan “shoot pertama” (

tiba2 di halau oleh seorang anggota Polisi lagi )

P 2 : Mas , Anda gak bisa foto petugas sepeti itu…

S : lah si bapak itu yg bilang form biru gak bisa di kasih ( sambil tunjuk

polisi yg tilang saya ) lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yg

tilang saya..

ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yg menghalau saya dan polisi

yg nilang saya akhirnya polisi yg menghalau saya mendatangi saya

P 2 : Mas mana surat tilang yg merah nya? ( sambil meminta )

S : gak sama saya pak…. sama temen bapak kali tuh? ( polisi ke 2

memanggil polisi yg nilang saya )

P : sini tak kasih surat yg biru ( dengan nada kesal , muka berak ( upsss

sorry ) )

Lalu polisi yg nilang saya menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil

berkata ” nih kamu bayar skrg ke BRI ..lalu kamu ambil laghi sim kamu di

sini saya tunggu

S : (sambil ngasih Senyum Pepsodent ) ok pak ..gitu donk kalo gini dari

tadi kan enak… langsung ngacir Ke BRI…

Hatiku senang bgt walaupun di tilang, Ngasih Pelajaran Berharga Ke Polisi

itu….

dan kepada Boss and Biss serta Bro semua sekalian kalo di tilang

kita berhak Minta Form Biru…gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang..

si Polisi itu gak dpt apa2 … jgn pernah pikir Gw mau ngasih DUIT

DAMAI….

hiii amit2…mending gw bayar mahal ke negara…biar di pakai untuk

pembangunan

hehhe..maaf deh.. HIDUP FORM BIRU !!!!!!

… Sekedar info nih. Kalau kena tilang, langsung minta aja
Slip/formulir Biru.

Polisi Lalulintas itu punya 2 slip; · Slip Merah dan Slip Biru.

* Kalau Slip Merah, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan

dan mau membela diri secara hukum. Kalau kita dapat Slip Merah,

berarti kita akan disidang. Dan SIM kita harus kita ambil di pengadilan
setempat.

Tapi ngerti sendiri kan prosesnya? Nguantri yg panjang bgt. Belom lagi
calo2 yang bejibun.

* Tetapi kalau ; Slip Biru kita mengakui kesalahan kita dan bersedia
membayar denda.

kita tinggal transfer dana ke nomer rekening tertentu (BNI kalo ga salah).

Abis gitu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM kita

di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. Misalnya, kita ditilang

di Perempatan Mampang-Kuningan, kita tinggal ambil SIM kita di Polsek

Mampang. Dan denda yang tercantum dalam

KUHP Pengguna Jalan Raya itu tidak melebihi Rp. 50.000,- dan dananya

Resmi, masuk ke Kas Negara. Jadi, kalau ada Polantas yang sampe

minta undertable Rp. 75.000,- atau Rp. 100.000,- Biasanya di Bunderan HI

arah Imam Bonjol tuh, (sorry) but it’s Bu**S**t! Masuk kantong sendiri.

Trust me guys, I’ve been doing this before. Waktu kena tilang di Bundaran

Kebayoran (Ratu Plaza). Saya memotong garis marga. Karena dari arah

senopati sebelumnya saya berfikir untuk ke arah Senayan, tetapi di tengah

jalan saya berubah pikiran untuk lewat sudirman saja. Dan saya

memotong jalan. Saya berhenti di lampu merah arah sudirman. Dan tiba-tiba

Seorang polisi menghampiri dan mengetok kaca mobil. Dia tanya, apa saya tau

kesalahan saya? Ya saya bilang nggak tau. Trus dia bilang kalau saya

memotong Garis Marga. Saya cuman bilang, masa sih pak? saya nggak

liat. Maafin deh pak. Tapi dia ngotot meminta SIM saya. Alhasil saya
harus berhenti sejenak untuk bernegosiasi. Dia meminta Rp.70.000,-.
Dengan alasan, kawasan itu adalah Kawasan Tertib Lalulintas. “Nyetir
sambil nelfon aja ditilang mbak!”. Dia bilang gitu . Saya kembali

ke mobil, dan berbicara sama teman saya yang kebetulan menemani perjalanan

saya. Teman saya bilang, “Udah kasih aja Rp . 20.000,- kalo ga

mau loe minta Slip Biru aja”. Dengan masih belum tau apa itu Slip

Biru, saya kembali menghampiri pak polisi sambil membawa uang pecahan
Rp.20.000,

* . “Pak, saya cuman ada segini.” Si polisi dengan arogannya berkata ,

“Yaahh.. segitu doang sih buat beli kacang juga kurang mbak”. Sambil

tertawa melecehkan dengan teman2nya sesama ‘Polisi Penjaga’.

“Ya udah deh pak, kalo gitu tilang aja. Tapi saya minta Slip yang warna

Biru ya pak!”. Seketika saya melihat raut wajah ketiga polisi itu berubah.

Dan dengan nada pelan salah satu temannya itu membisikkan, tapi saya masih

mendengar karna waktu itu saya berada di dalam pos. “Ya udah,

coba negoin lagi, kalo ga bisa ga papalah. Penglaris, Mangsa Pertama.

Hahahaha…” .

Sambil terus mencoba ber-nego. Akhirnya saya yang menjadi

pemenang dalam adu nego tersebut. Dan mereka menerima pecahan Rp.20.000,-

yang saya tawarkan dan mengembalikan SIM saya. Dalam

perjalanan, teman saya baru menjelaskan apa itu Slip Biru.

So, kalo ditilang. Minta Slip Biru aja ya! Kita bisa membayangkan dong,

bagaimana wajah sang polantas begitu kita bilang, “Saya tilang aja deh

pak, Saya mengaku salah telah menerobos lampu merah.Tolong Slip Biru

yah!”. Pasti yang ada dalam benak sang polisi “Yaahh… ngga jadi panen

deh gue…” hahahaaÂ…..!

sumber : email

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: